Search
  • Information Department

Akibat Hukum Menjual Barang Kosmetik dan Obat Tanpa Izin



Belakangan ini banyak beredar produk-produk kosmetik yang diimpor dari korea, jepang dan china, sebagian besar produk tersebut dijual secara online dan beredar bebas pasar.

Namun apakah anda menyadari bahwa ada kemungkinan produk tersebut berbahaya bagi kesehatan baik kesehatan kulit maupun organ-organ dalam tubuh?


Setiap produk kosmetik maupun farmasi wajib didaftarkan dan memiliki izin POM, terhadap produk yang tidak memiliki izin dapat disita dan diberikan sanksi pidana, sanksi tersebut diatur dalam UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dalam pasal 197 dengan sanksi maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 1,500,000,000,- (satu milyar lima ratus juta rupiah).


Sebagai contoh pada tahun 2015 terdapat Putusan Mahkamah Agung Nomor 133/K/Pid.Sus/2015, PT Faber Jaya Abadi telah diputus terbukti melakukan penjualan produk kosmetik meliputi sabun, shampoo, conditioner, body lotion dan lain-lain tanpa izin.


Perusahaan tersebut melakukan pengemasan ulang produk dan membeli bahan baku dari UD Citra Wangi Mandiri dan kemudian diedarkan dipasar dan setelah diselidiki UD Citra Wangi Mandiri juga tidak memiliki izin produksi dari POM.


Pemilik PT Faber Jaya Abadi didakwa dengan putusan pidana penjara 5 bulan dengan masa percobaan 8 bulan dan denda sebesar Rp 50.000.000,-


Hal tersebut belum termasuk apabila terdapat nilai kerugian yang ditimbulkan produk tersebut yang berdampak terhadap kesehatan pengguna produk, perusahaan harus bertanggung jawab terhadap adanya kerugian yang ditimbulkan dari penggunaan produk tersebut.

Kantor Kami :

Jl. Outer Ringroad Lingkar Luar

Sedayu Square Blok J No. 17 lt. 4

Cengkareng

Jakarta Barat

Call Center

0822 77 655 268

(Whatssapp Available)

Informasi & Bantuan

cs.perizinan.org@gmail.com

2017 Perizinan.org